Tak ingin berbesar hati, Anies bersyukur janji kampanye mulai direalisasikan

Sudah 100 hari Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno memimpin ibu kota. Sejumlah janji politik di masa kampanye mulai direalisasikan.

Anies tidak mau besar hati. Karena 100 hari bukan menjadi fokus utamanya. Menurutnya, 100 hari pertama ini dia menata barisan, menyamakan persepsi dengan semua SKDP. Terutama terkait birokrasi.

“Terlalu awal untuk kita merasa berbesar hati, terlalu awal juga mengatakan bahwa banyak masalah. Tetapi kita bersyukur bahwa program-program yang yang kita rencanakan sudah mulai bisa digulirkan,” ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/1).

Selain menyiapkan pelaksanaan janji-janji kerja, program-program yang sudah dirancang ketika masa kampanye, Anies dan Sandi mengaku fokus dalam tiga hal. Pertama, lapangan pekerjaan. Kedua adalah pendidikan. Ketiga, biaya hidup.

“Biaya hidup salah satu komponen besar apa, rumah dan transportasi. OK Otrip mulai, DP nol persen mulai. Kemudian soal Pendidikan, KJP Plus mulai,” jelasnya.

Tiga fokus utama ini akan terus dievaluasi agar semakin baik. “Kita harap benar dengan eksperimen OK Otrip kita review supaya bisa menurunkan biaya hidup di Jakarta. Karena 30 persen itu dipakai untuk transportasi.”

Terkait penataan Pasar Tanah Abang yang banyak dikritik, Anies menjelaskan itu bukan bagian dari janji politiknya. Anies merasa perlu mengambil kebijakan agar semua masalah di Tanah Abang dapat terselesaikan.

“Jadi misalnya Tanah Abang, itu bukan bagian dari janji kita. Tetapi dalam perjalanan awal kita, kita menyaksikan ini satu masalah yang perlu ditangani maka itu kita terlibat,” ucapnya.

Merdeka

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*